Postingan

11 ANALISIS KORELASI SEDERHANA

Gambar
NAMA : RYAN ANGRAH RAMADHANI NPM   : 118 630 097 ANALISIS KORELASI SEDERHANA Analisis korelasi sederhana ( Bivariate Correlation ) digunakan untuk mengetahui keeratan hubungan antara dua variabel dan untuk mengetahui arah hubungan yang terjadi. Koefisien korelasi sederhana menunjukkan seberapa besar hubungan yang terjadi antara dua variabel. Dalam SPSS ada tiga metode korelasi sederhana ( bivariate correlation ) diantaranya  Pearson Correlation, Kendall’s tau-b,  dan  Spearman Correlation .  Pearson Correlation digunakan untuk data berskala interval atau rasio, sedangkan  Kendall’s tau-b,  dan Spearman Correlation  lebih cocok untuk data berskala ordinal. Pada bab ini akan dibahas analisis korelasi sederhana dengan metode Pearson atau sering disebut  Product Moment Pearson.  Nilai korelasi (r) berkisar antara 1 sampai -1, nilai semakin mendekati 1 atau -1 berarti hubungan antara dua variabel semakin kuat, seba...

10 METODE BEDA HINGGA

NAMA : RYAN ANUGRAH RAMADHANI NPM    : 118 630 097    METODE BEDA HINGGA          Metode beda hingga adalah metode yang digunakan untuk mengaproksimasi suatu persamaan diferensial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah implisit, eksplisit dan Crank-Nicholson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis perbandingan metode beda hingga implisit, eksplisit dan Crank-Nicholson pada perhitungan harga opsi Asia. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa dalam kasus ini yang dapat digunakan untuk menentukan harga opsi Asia adalah metode beda hingga implisit dan Crank-Nicholson. Dari kedua metode tersebut yang lebih efektif dalam menentukan harga opsi Asia adalah metode beda hingga Crank-Nicholson, karena metode ini memberikan hasil yang optimal dibanding dengan metode beda hingga implisit.

09 ANALISIS REGRESI BERGANDA

Gambar
NAMA  : RYAN ANUGRAH RAMADHANI NPM    : 118 630 097 KELAS : C   ANALISIS REGRESI LINIER BERGANDA Analisis regresi linier berganda adalah hubungan secara linear antara dua atau lebih variabel independen (X 1 , X 2 ,….X n ) dengan variabel dependen (Y). Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen apakah masing-masing variabel independen berhubungan positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio.             Persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Y’ = a + b 1 X 1 + b 2 X 2 +…..+ b n X n Keterangan: Y’                    =   Variabel dependen (nilai...